• Jelajahi

    Copyright © BNRI NEWS
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    WASINDO Kaltim Soroti Nilai Terendah SPMB Balikpapan, Kadis Disdik Beri Penjelasan

    Redaksi
    Kamis, 02 Juli 2026, 21:55 WIB Last Updated 2026-07-02T15:00:42Z
    -
    -




    BALIKPAPAN | BNRI NEWS 

    Proses Sistem Penerimaan Murid Baru SPMB tahun ajaran 2026/2027 di Kota Balikpapan menyita perhatian publik. Hiruk pikuk pendaftaran dirasakan hampir seluruh lapisan masyarakat, mulai dari jenjang PAUD hingga SMA/SMK. Kamis (2/7/2026)

    Para orang tua/wali murid terus mengawal pendaftaran anak mereka di sekolah pilihan. Salah satu keluhan yang mencuat adalah perihal standar nilai terendah yang tampil di sistem pendaftaran online SPMB.

    “Anak saya nilainya lebih tinggi dari nilai terendah yang ditampilkan, tapi kok tidak diterima?” ucap salah satu warga saat ditemui di salah satu SMPN Balikpapan Tengah. Warga lain yang mendaftar jalur domisili juga mengeluh, “Ada yang nilainya lebih rendah dari anak saya tapi justru diterima”.

    Menindaklanjuti keluhan itu, Tim Pengawas Independen Indonesia wilayah Kaltim (WASINDO), langsung mempertanyakan ke Dinas Pendidikan Kota Balikpapan. Awalnya tim menemui Kabid SMP, namun informasi yang didapat belum cukup jelas.

    Tim kemudian mengkonfirmasi langsung ke Kepala Dinas Pendidikan Kota Balikpapan Irfan Taufik. Irfan menjelaskan sistem nilai terendah tersebut khusus untuk jalur domisili prioritas.

    “Itu nilai terendah dari domisili prioritas, yaitu domisili yang terdampak langsung di sekitar sekolah. Jadi khusus jalur domisili tersebut, meskipun ada nilai yang lebih tinggi namun bukan masuk kategori domisili prioritas, akan tetap tersaingi oleh nilai terendah dari domisili prioritas tersebut,” jelas Irfan sambil menunjukkan data di ruang rapat.

    Irfan juga mengimbau warga yang masih ada kejanggalan untuk datang langsung ke kantor Disdik. “Kami siap memberikan informasi sedetail mungkin dan transparan sesuai kebutuhan info warga,” tutupnya.

    Untuk diketahui, SPMB tahun ini juga mendapat perhatian khusus dari KPK lewat surat edaran larangan gratifikasi bagi ASN maupun non-ASN, demi terciptanya pendidikan yang bermutu.

    Ketua Tim WASINDO Kaltim Roland Hutasoit menegaskan timnya akan terus memantau SPMB hingga tuntas. “Mulai dari jumlah pendaftar awal, hasil seleksi, sampai masa orientasi siswa MOS berakhir akan kami sinkronkan seluruh datanya.” ujar Rolan


    Komentar

    Tampilkan

    Terkini