• Jelajahi

    Copyright © BNRI NEWS
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Dari Sekolah Adiwiyata Tingkat Nasional, SMPN 6 Kota Mojokerto Menuju Sekolah Adiwiyata Mandiri

    Jumat, 08 Oktober 2021, 14:59 WIB Last Updated 2021-10-08T07:59:59Z
    -
    -



    Mojokerto| BNRI NEWS

    Sekolah Adiwiyata atau secara internasional dikenal dengan nama Green School, adalah upaya membangun program dalam memperoleh ilmu pengetahuan dan norma dalam pendidikan dengan mempedulikan lingkungan hidup pada pembelajaran di sekolah.
    Harapan dibentuknya sekolah adiwiyata agar tercipta tempat atau wadah yang ideal, sejuk, nyaman dan asri dengan selalu mempedulikan lingkungan hidup di sekolah.

    SMPN 6 Kota Mojokerto yang beralamat di Jln. Pendidikan No.39 Pulorejo Kecamatan Prajuritkulon Kota Mojokerto, terus berbenah di dalam upaya meningkatkan usaha sekolah meraih predikat sekolah adiwiyata mandiri tahun 2022.
    Predikat Sekolah Adiwiyata tingkat nasional sudah disandangnya sejak tahun 2016, dengan tiada henti tetap memelihara lingkungan hidup di sekolah agar terus asri, indah dan sejuk.
    Menurut ketua Adiwiyata SMPN 6 Kota Mojokerto, Drs. J. Teguh Pribadi, M.Pd., untuk menuju sekolah Adiwiyata Mandiri harus memenuhi syarat-syarat yang ditentukan, seperti Dokumen Pembelajaran yang mengintegrasikan lingkungan hidup di semua mata pelajaran, serta memiliki minimal 2 sekolah binaan.
    “Kami sudah susun dokumen pembelajaran secara rapi, kami juga punya sekolah binaan yaitu SDN Wates 3 dan MI Nurul Huda 2,” ujar Teguh.
    Lebih lanjut Teguh menjelaskan, bahwa pihaknya telah melakukan pembinaan masyarakat sekitar sekolah agar timbul kesadaran betapa pentingnya lingkungan hidup sekolah yang berdampak pada kesehatan yang baik bagi masyarakat sekitar, agar masyarakat berpartisipasi menjaga lingkungan hidup sekolah.
    “Kami juga membuat sampah organik menjadi pupuk, membuat batik ecoprint, pemanfaatan limbah plastik untuk ecobreak. Bekerja sama dengan contener pusat pembelajaran masyarakat dan Perpustakaan Kota Mojokerto agar masyarakat sekitar tertarik untuk membaca buku-buku tentang lingkungan hidup,” jelas Teguh.

    Sementara itu, Plt Kepala SMPN 6 Kota Mojokerto Dwi Puspa Heriningsih, S.Pd., M.Pd., mendukung penuh upaya sekolah menuju predikat sekolah adiwiyata mandiri dengan membangun sarana dan prasarana sekolah serta menjalin kerja sama dengan Dinas terkait.
    “Kami juga menyiapkan perpustakaan untuk masyarakat sekitar, dengan menyiapkan meja-meja untuk masyarakat sekitar sekolah sebagai tempat membaca buku-buku yang ada di perpustakaan sekolah, sehingga wawasan masyarakat semakin luas. Dengan begitu kepedulian masyarakat pada sekolah semakin tinggi,” kata Puspa.

    Di lain pihak, Ibu Rita (34 th) salah satu anggota masyarakat yang dimintai tanggapannya mengenai suasana lingkungan SMPN 6 Kota Mojokerto mengatakan, sangat senang dengan suasana sekolah yang sejuk banyak tanaman bunga dan pohon buah.
    “Enak dipandang lingkungan sekolah itu, hijau, banyak bunga, bersih. Saya sebagai tetangga sekolah ikut senang, karena lingkungan tertata rapi,” jelas Rita.

    (Nanang H)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini