-
Toraja Utara | BNRI NEWS
Bupati Toraja Utara, Fredrik Victor Palimbong melantik sebanyak 138 Kepala Sekolah lingkup Pemerintah Kabupaten Toraja Utara, di ruang pola kantor Bupati Panga’, Rabu (1/4/2026).
Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/Janji jabatan 138 Kepala Sekolah lingkungan Pemerintah Toraja Utara terbuka umum.
Sebanyak 138 Kepala sekolah yang dilantik terdiri dari 100 Kepala Sekolah tingkat SD, 15 Kepala Sekolah tingkat SMP dan 23 Kepala Sekolah tingkat Paud/Tk.
Dalam Sambutannya Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong mengatakan bahwa pada pelantikan ini begitu banyak isu yang berseleweran terutama di media sosial. Frederik menyampaikan bahwa isu itu tidak perlu direspon, cukup dikelola saja dalam diri kita dan kelola dalam organisasi kita sendiri, baik sebagai pejabat, dan sebagai pribadi yang bertanggungjawab.
Bupati Frederik juga mengatakan bahwa jangan karena kita melakukan sesuatu untuk memajukan sesuatu lalu kemudian kita melabrak atau melanggar aturan. “Dan banyak yang bertanya, apakah PPPK bisa dilantik jadi kepala sekolah dan ada juga mengatakan ada PPPK tidak sah alias siluman yang dilantik. Saya mau jawab saja, apa yang mereka sudah lakukan sehingga mengatakan seperti itu,” ucapnya.
Perlu diketahui bahwa pelantikan Kepala Sekolah PPPK itu ada seleksinya untuk masuk di BCKS dan ada di SIM KSPSTK. SIM KSPSTK itu adalah Sistem Informasi dan Manajemen Kepala Sekolah, Pengawas Sekolah, dan Tenaga Kependidikan dari Kemendikdasmen. “Nah dari Platform digital ini digunakan oleh Dinas Pendidikan untuk mengelola penugasan, seleksi, dan mutasi secara terintegrasi dengan Dapodik dan BKN. Ini untuk memastikan keabsahan data kepangkatan serta sertifikasi dan itu terintegarasi ke imut,” ungkap Bupati Frederik Victor Palimbong.
Lanjut Bupati mengatakan bahwa pengangkatan PPPK sebagai Kepala Sekolah yang jelas melalui mekanisme, salah satu yakni pengalaman diatas 8 Tahun mengajar dan itu sudah ada dalam dapodik. Ia menekankan bahwa jangan karena keraguan orang, lantas mengerdilkan potensi. “Saya memilih dan mengangkat karena saya percaya dan ini adalah sebuah penugasan dan saya yakin dari pengalaman selama mengajar lebih 8 tahun pasti memiliki keterampilan yang cukup dan mampu mengelola keterampilan manajerial,” ujar Frederik.
Frederik Menegaskan kepada seluruh Kepala Sekolah yang sudah dilantik harus fokus dan relevan serta menjadi tim sukses sekolah bukan menjadi tim sukses politisi. “Jadi selama di era pemerintahan yang saya pimpim bersama pak Wakil Bupati tugasnya hanya satu yakni jadi tim sukses sekolah. Artinya sukses sekolah, kinerja sekolah, murid-muridnya semangat belajar yang tinggi, dan saya ingatkan kita semua untuk mengurangi angka tidak sekolah di wilayah masing-masing,” imbuhnya.
Terkait angka tidak sekolah yang sudah disampaikan Bupati pada Pelantikan 30 Maret 2026 kemarin banyak salah menanggapi dan ada yang plintir terkait hal itu. Saya sampaikan dan tegaskan lagi bahwa angka tidak sekolah diseluruh Toraja Utara ada 1.961 orang, itu per tanggal 31 Agustus 2025.
“Yang bikin saya miris, ada 13 sekolah di Rindingallo SD dan SMP dan TKN PAUD kenapa itu bisa terjadi, bahkan tertinggi angka tidak sekolah di Kecamatan Rindingallo. Dari angka 236 itu ada 180 anak tidak pernah sekolah, dan ini sudah saya sampaikan juga ke Bapak Gubernur Sulawesi Utara,” ungkapnya.
Bupati menyampaikan bahwa dengan banyaknya yang tidak sekolah disebabkan karena biaya. “Kedepan Pemerintah Toraja Utara akan berkolaborasi bersama-sama untuk mengentaskan angka tidak sekolah dengan signifikan, sehingga nantinya tidak adalagi masyarakat atau anak-anak kita yang tidak sekolah,” pungkas Frederik Victor Palimbong.
Ditambahkan Bupati Toraja Utara bahwa Pemerintah dalam mengangkat dan melantik para pejabat dan Kepala Sekolah tidak pernah melantik secara tertutup atau diam-diam seperti apa yang disangkakan oleh pihak lain. Pelantikan Kepala sekolah sejak 30 Maret kemarin dan hari ini (1 April 2026) tidak dilakukan tertutup, dan saya kira teman-teman wartawan ada hadir meliput. “Terkait daftar nama pejabat atau Kepala Sekolah yang dilantik silakan minta di dinas terkait, kan tadi dibacakan satu-satu dan ada teman wartawan yang live,” tutup Frederik.
Turut hadir undangan dalam pelantikan Kepala Sekolah, Ketua Dewan Pendidikan, Sl. Tonapa, Anggota DPRD Torut, Julianto Mapiley, sejumlah Kepala OPD dan Tokoh Pendidikan, Yakob Bontong, Ketua dan Wakil TP PKK dan Ketua Darma Wanita Toraja Utara.
( Amos )


