• Jelajahi

    Copyright © BNRI NEWS
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Bupati Toraja Utara Frederik Victor Palimbong Resmikan Jembatan Ne' Gandeng Malakiri

    Redaksi
    Selasa, 27 Januari 2026, 18:21 WIB Last Updated 2026-01-27T11:21:14Z
    -
    -




    Toraja Utara | BNRI NEWS 

    Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong meresmikan jembatan Ne’ Gandeng di Malakiri Lembang Palangi, Kecamatan Balusu, Senin (26/1/2026). ‎Seperti diberitakan sebelumnya, jembatan lama Ne’ Gandeng mengalami penurunan pada tingan tengah, sehingga pemerintah melakukan pembangunan baru dengan lebar 7 meter dengan panjang bentangan 50 meter.

    ‎Jembatan yang merupakan akses perekonomian dan penghubung antar Kecamatan Balusu dan Sarambu Nanggala dibangun dengan panjang 50 meter dan lebar 7 meter dikerjakan selama 6 bulan dengan dana APBD Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp12.300.634.000,-.

    ‎Peresmian Jembatan Ne’ Gandeng ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong, didampingi, Wakil Bupati Toraja Utara, Andrew Branch Silambi, Sekda Toraja Utara, Salvius Pasang, Kepala BPBD Toraja Utara, Paulus Batti, sejumlah Kepala OPD dan bersama warga setempat.

    ‎Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong usai meresmikan jembatan Ne’ Gandeng menyampaikan, bahwa pembangunan jembatan ini salah satu prioritas pembangunan di tahun 2025, mengingat jembatan ini sangat vital yang menghubungkan antar kecamatan dan desa.

    Disamping akses perekonomian dan areal pertanian juga merupakan akses wisata menuju ke Ne’ Gandeng,” jelasnya.

    ‎Bupati juga menyampaikan jika jembatan ini akan mempermudah mobilitas dan perekonomian masyarakat daerah Dataran. ‎Oleh karenanya Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong meminta untuk bersama – sama merawat jembatan ini sehingga dapat digunakan dalam jangka waktu lama.

    ‎Disampaikan juga oleh Bupati, saat ini banyak jembatan yang rusak dan jalan yang rusak di wilayah Kabupaten Toraja Utara. Tapi karena keterbatasan anggaran maka Pemkab memilih dan mendahulukan perbaikan jembatan.

    “Tahun 2025 kita mengoptimalkan perbaikan jembatan. Kalau jalannya bagus tapi tidak ada jembatan maka akan sia-sia, akses akan terputus. Di tahun 2026 ini, pemerintah Kabupaten Toraja Utara mengusulkan beberapa jembatan ke kementerian PU, yakni jembatan Buntupepasan, Jembatan Rantebua, Jembatan Buntao’ dan jembatan Sanggalangi’, Imbuhnya.

    Bupati berharap jembatan Ne’ Gandeng dimanfaatkan dengan baik, bukan untuk kontra produktif namun jembatan dapat digunakan untuk rekreasi dan jangan dijadikan tempat nongkrong untuk memacetkan lalu lintas.

    ‎Frederik Victor Palimbong juga menyampaikan bahwa Jembatan Ne’ Gandeng salah satu jembatan yang paling terbaik dari sekian jembatam yang sudah dibangun sebelumnya.

    Hal sama juga disampaikan Kepala BPBD Toraja Utara, Paulus Batti bahwa dengan selesainya jembatan Ne’ Gandeng di Malakiri ini, masyarakat sudah dapat melakukan aktivitas dan kendaraan roda dua dan roda empat sudah bisa melintas dengan selesainya hari ini bapak Bupati melakukan peresmian.

    Paulus juga mengatakan bahwa tahun ini ada beberapa usulan bapak Bupati ke Kemenyerian PU untuk penambahan pembangunan jembatan, seperti yang sudah disampaikam bapak Bupati tadi.

    Samuel Lande, sebagai  rekanan mengatakan bahwa sangat bersyukur jembatan ini sudah rampung dah hari ini, Senin (26/1/2026) Bupati telah meresmikan Jembatan Ne’ Gandeng. “Jadi jembatan Ne’ Gandeng sudah bisa di lalui oleh kendaraan,” ucapnya.   

    (Amos)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini