• Jelajahi

    Copyright © BNRI NEWS
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong, Buka Resni Perlombaan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional Jenjang Sekolah Dasar

    Redaksi
    Selasa, 16 Juni 2026, 12:00 WIB Last Updated 2026-06-16T05:09:57Z
    -
    -



    Toraja Utara | BNRI NEWS 

    Dinas Pendidikan Kabupaten Toraja Utara resmi menggelar Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) Jenjang Sekolah Dasar (SD) Tingkat Kabupaten Toraja Utara Tahun 2026 di Gedung Olahraga (GOR) Rantepao. Kegiatan ini menjadi ajang bagi siswa-siswi berbakat di bidang olahraga untuk berkompetisi sekaligus mengembangkan karakter, sportivitas, dan prestasi, Senin 15 Juni 2026.

    Kegiatan yang mengusung tema “Talenta Sehat, Bugar, Berkarakter, dan Hebat melalui Olahraga” tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong, S.T., S.M., M.Ak., dan dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Toraja Utara, Dra. Hermin Sa’pang Matandung, M.Pd, Wakil Ketua DPRD Kab. Toraja Utara, Prianto Soma, S.T, Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Toraja Utara, Dra. Simbong Ranggina, M.H, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kab. Toraja Utara, Ahady Tandirerung, S.Sos, MM, Dewan Pendidikan, para kepala sekolah, guru pendamping, serta peserta dari berbagai kecamatan di Kabupaten Toraja Utara.

    Dalam laporannya, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Toraja Utara, Yermia T. M. Marewa, S.E., M.Si., menjelaskan bahwa O2SN merupakan program tahunan Balai Pengembangan Talenta Indonesia (BPTI) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah yang dilaksanakan secara berjenjang mulai dari tingkat satuan pendidikan, kecamatan, kabupaten, provinsi hingga nasional.

    Menurutnya, pendidikan tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga harus mampu mengembangkan potensi non akademik peserta didik secara menyeluruh. Melalui olahraga, siswa diharapkan tumbuh menjadi generasi yang sehat secara fisik, matang secara emosional dan sosial, serta memiliki daya saing yang tinggi.

    “Melalui kegiatan ini, peserta didik tidak hanya mengasah kemampuan olahraga, tetapi juga membangun karakter, disiplin, tanggung jawab, dan semangat berkompetisi yang sehat,” ujar Yermia.

    Ia menambahkan, pelaksanaan O2SN juga sejalan dengan penguatan Program 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, yaitu bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, serta tidur tepat waktu. Selain itu, O2SN menjadi sarana pembentukan delapan dimensi Profil Lulusan yang meliputi keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, dan komunikasi.

    Pelaksanaan O2SN Tahun 2026 di Toraja Utara mengacu pada panduan resmi yang diterbitkan BPTI serta berbagai keputusan dan surat tugas yang dikeluarkan oleh Pemerintah Kabupaten Toraja Utara dan Dinas Pendidikan Kabupaten Toraja Utara.

    Adapun tujuan pelaksanaan O2SN antara lain mengembangkan talenta siswa di bidang olahraga, membina calon atlet berprestasi sejak usia sekolah, menumbuhkan jiwa sportivitas, kompetitif, disiplin, percaya diri, dan tanggung jawab, serta memperkuat budaya hidup sehat dan semangat nasionalisme.

    Yermia menjelaskan bahwa peserta yang mengikuti O2SN tingkat kabupaten merupakan para juara pertama dari setiap kecamatan untuk cabang olahraga bulu tangkis dan kids atletik. Sementara itu, cabang renang dilaksanakan langsung di tingkat kabupaten bagi peserta yang telah terdaftar melalui portal resmi pendaftaran.

    Berdasarkan panduan O2SN, terdapat lima cabang olahraga yang diprogramkan, yaitu kids atletik, bulu tangkis, renang, pencak silat, dan senam artistik. Namun, setelah mempertimbangkan ketersediaan fasilitas dan sarana pendukung, panitia hanya melombakan tiga cabang olahraga, yakni kids atletik, bulu tangkis, dan renang, sedangkan pencak silat dan senam artistik belum dapat dipertandingkan tahun ini.

    Untuk menjamin pelaksanaan lomba berjalan profesional dan objektif, panitia melibatkan 16 orang juri yang bertugas menilai seluruh rangkaian pertandingan dengan menjunjung tinggi prinsip sportivitas.

    Sementara itu, dalam arahannya, Bupati Toraja Utara Frederik Victor Palimbong mengajak seluruh peserta O2SN untuk menjunjung tinggi sportivitas dan terus mengembangkan prestasi melalui pembinaan olahraga yang berkelanjutan.

    Bupati menyampaikan apresiasi kepada Ketua DPRD dan Wakil Ketua DPRD Toraja Utara yang hadir memberikan dukungan kepada dunia pendidikan dan olahraga. Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, tenaga pendidik, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi faktor penting dalam membangun karakter dan prestasi generasi muda.

    Ia juga memberikan penghormatan khusus kepada anggota Dewan Pendidikan Toraja Utara, Om Tonapa, yang meskipun telah berusia lebih dari 90 tahun masih aktif memberikan perhatian dan kontribusi bagi kemajuan pendidikan di daerah.

    “Kalau Forkopimda dan seluruh pemangku kepentingan kompak memberikan dukungan kepada anak-anak kita, maka semangat para pendidik dan siswa dalam membangun karakter serta prestasi akan semakin baik,” kata Bupati.

    Pada kesempatan tersebut, Bupati menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Toraja Utara terus memperkuat jaringan kerja sama dengan berbagai daerah sebagai bagian dari persiapan jangka panjang menuju cita-cita menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Selatan di masa mendatang.

    Menurutnya, prestasi olahraga tidak dapat diraih secara instan, melainkan harus melalui proses pembinaan yang terencana serta didukung fasilitas yang memadai.

    “Meraih prestasi tidak dalam satu malam. Harus dimulai dengan pembinaan dan persiapan yang matang. Untuk menjadi tuan rumah event besar, kita juga harus menunjukkan kesiapan fasilitas dan sumber daya yang kita miliki,” ujarnya.

    Sebagai bentuk komitmen terhadap pengembangan olahraga daerah, Pemerintah Kabupaten Toraja Utara terus meningkatkan sarana dan prasarana olahraga. Salah satunya melalui pembangunan fasilitas panjat tebing (speed climbing) di Lapangan Tagari yang masih membutuhkan tambahan dua dinding panjat untuk mendukung pembinaan atlet.

    Selain itu, pemerintah daerah juga mendorong pengembangan cabang olahraga bela diri, seperti karate dan pencak silat, melalui kegiatan ekstrakurikuler di sekolah-sekolah.

    “Pencak silat bukan hanya olahraga yang menyehatkan, tetapi juga cabang olahraga prestasi yang mampu mengharumkan nama Indonesia di tingkat nasional maupun internasional,” ungkapnya.

    Bupati juga mengungkapkan rencana pembangunan GOR alternatif dan stadion mini guna meningkatkan minat masyarakat, khususnya generasi muda, untuk berolahraga dan berprestasi. Pada tahun depan, pemerintah daerah juga akan melakukan perbaikan empat lapangan olahraga di Kecamatan Rindingallo, Pangala’, Sesean Suloara, dan Malimbong Balepe’ dengan mengganti permukaan lapangan menggunakan rumput sintetis.

    Menurut Bupati, pembangunan fasilitas olahraga harus berjalan beriringan dengan pembinaan atlet secara berkelanjutan.

    “Percuma kita membuat kejuaraan dan perlombaan jika tidak ada pembinaan setelahnya. Prestasi harus dijaga dan dikembangkan melalui pembinaan yang berkesinambungan,” tegasnya.

    Ia juga meminta para guru untuk berperan aktif dalam pengembangan olahraga di sekolah dengan memetakan potensi peserta didik sesuai minat dan bakat pada masing-masing cabang olahraga.

    Dalam kesempatan itu, Bupati turut mengapresiasi sejumlah prestasi yang telah diraih pelajar Toraja Utara, di antaranya atlet tenis dari SD Negeri 5 Rantepao yang berhasil meraih juara pada kejuaraan di Makassar, serta atlet taekwondo yang sukses menyumbangkan medali emas pada ajang Porprov.

    Menutup sambutannya, Bupati mengingatkan seluruh peserta agar menjadikan O2SN sebagai ajang pembentukan karakter dan sportivitas, bukan semata-mata mengejar kemenangan.

    “Berlomba tujuannya tidak hanya menjadi juara, tetapi yang paling penting adalah membangun jiwa kompetisi yang sportif, disiplin, dan berkarakter,” pesannya.

    Sebelum secara resmi membuka kegiatan, Bupati membacakan pantun yang disambut meriah oleh para peserta dan tamu undangan.

    "Jalan-jalan ke Bulukumba, tak lupa mengunjungi Pantai Tanjung Bira. Selamat berlomba, junjung tinggi sportivitas untuk meraih juara", buka Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong.

    Melalui pelaksanaan O2SN Tahun 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Toraja Utara berharap dapat melahirkan atlet-atlet muda berbakat yang mampu mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi maupun nasional, sekaligus membentuk generasi yang sehat, berkarakter, dan berprestasi. Selain menjadi ajang kompetisi, O2SN juga diharapkan menjadi sarana mempererat persahabatan dan solidaritas antar siswa dari berbagai kecamatan di Kabupaten Toraja Utara.

    (Amos)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini