• Jelajahi

    Copyright © BNRI NEWS
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Belajar Diluar Jam Sekolah, Satgas Yonif Raider 100/PS Pos Arso 13 Terapkan Sistem Bimbingan Belajar (Bimbel)

    Senin, 22 Februari 2021, 21:35 WIB Last Updated 2021-02-22T14:35:38Z
    -
    -



    Keerom| BNRI NEWS

    Berbagai cara dilakukan dalam upaya menciptakan generasi penerus yang berkarakter dan berpendidikan khususnya diperbatasan RI-PNG Sektor Utara, prajurit TNI dari Satgas Pamtas RI-PG Yonif Raider 100/PS Pos Arso 13 melaksnakan Bimbingan Belajar (Bimbel) kepada anak-anak SD Negeri Arso 13 di Kampung Naramben yang memiliki waktu terbatas ke sekolah ditengah Pandemi Covid-19, sehingga mengharuskan belajar dirumah.

    Menyikapi Hal tersebut Komandan Pos (Danpos) Letda Inf Tri Yanto mengatakan bahwa pelaksanaan bimbingan belajar tersebut adalah wujud inisiatif tentang betapa pedulinya personel Satgas Yonif Raider 100/PS Pos Arso 13 dalam mendidik generasi penerus bangsa dengan tidak membiarkan mereka terlena dengan waktu yang kosong dimana anak anak memanfaatkan sebagian besar waktunya untuk bermain main, "Sehingga kami mengajak anak anak SD Negeri Arso 13 untuk belajar, membantu mereka dalam menyelesaikan tugas disekolah serta memberikan ilmu pengetahuan dengan berbagai mata pelajaran," cetusnya.

    "Bimbingan belajar diberikan langsung oleh 3 orang anggota Pos Arso 13 yang dipimpin Serda Boang Manalu beserta anggotanya," kata Danpos di Kampung Naramben, Distrik Skanto, Kabupaten Keerom, Provinsi Papua. Senin,(22/02/2021).

    Ditempat terpisah, hal serupa disampaikan Dansatgas Yonif Raider 100/PS Mayor Inf M. Zia Ulhaq mengatakan bahwa kegiatan memberikan bimbingan belajar ini, merupakan salah satu program dari Satgas Pamtas Yonif Raider 100/PS. "Dan ini juga merupakan salah satu bukti bentuk kepedulian Satgas terhadap generasi muda dan anak-anak yang ada di wilayah perbatasan Papua," lanjutnya.

    Dengan adanya prajurit Satgas Pamtas Yonif Raider 100/PS yang mengajar di kawasan Sektor Utara Keerom, sebutnya para anak-anak dan pelajar dapat menambah ilmu pengetahuan dan dapat menumbuhkan rasa cinta terhadap tanah air. "Disekolah mereka juga sudah ada keterbatasan, dimana tenaga pendidik masih kurang oleh karena hal itu membuat Satgas membuka diri untuk membuka bimbingan belajar," terangnya.

    Bapak Kastio (50), selaku Kepala Kampung Naramben sangat mendukung kegiatan tersebut. "Sebagai Kepala Kampung Naramben, saya sangat mendukung kegiatan ini, dengan harapan anak-anak disini mendapatkan tambahan ilmu pengetahuan dan mengetahui lebih luas tentang NKRI dan yang lebih penting dapat memajukan Papua, serta pendidikan di Papua lebih meningkat lagi kedepan," tambahnya.


    Komentar

    Tampilkan

    Terkini